Lampu Tidur menggunakan LED

Lampu LED mempunyai keunggulan dibandingkan dengan Teknologi lampu lainnya. Konon LED dapat tahan sampai 100.000 jam. Ini artinya kita bila LED kita nyalakan 24 jam sehari ia akan tahan selama 10 tahun. Hebat bukan? Padahal lampu Fluorencent umumnya hanya tahan 1-3 tahun saja.
Sekarang LED banyak digunakan pada lampu senter (Flash Light). Penggunaan LED pada lampu senter sangat ekonomis dibandingkan dengan lampu senter dengan lampu pijar. LED membuat baterai lampu senter tidak lekas habis alias irit.
Lampu LED kini mulai populer dan digunakan dimana-mana.

  • Di jalan Raya
    • Lampu rem mobil
    • Lampu sign mobil
    • Lampu lalu lintas
  • di tempat umum
    • Petunjuk : EXIT, TOILET, OPEN
    • Running Text untuk iklan
  • dirumah tangga
    • Lampu Tidur
    • Lampu baca

Di toko alat-alat listrik dapat anda beli lampu tidur (lampu redup) LED dan lampu baca LED. Lampu LED tersebut mempunyai daya (bilangan Watt) yang kecil. Jadi apabila kita menggunakan Lampu LED untuk lampu tidur ataupun lampu baca, pastilah akan menghemat pemakaian listrik. Sekarang adalah jaman dimana penghematan energi harus kita laksanakan. Dunia berada dalam bahaya pemanasan global karena itu mari kita ikut serta memcegah agar tidak semakin berkelanjutan. Salah satu cara mencegah pemanasan global ialah dengan menghemat listrik. Keuntungan lain menghemat listrik akan mengurangi tagihan rekening listrik. 
Pada waktu kita tidur, lampu diruang tidur dan ruang lainnya kita padamkan. Bila anda tidak nyaman dalam kegelapan ketika tidur anda dapat menggunakan lampu redup yang lebih hemat energi. Pastikanlah menggunakan lampu tidur LED; karena LED mempunyai Watt yang sangat kecil
Untuk urusan lampu tidur yang paling kecil dayanya, lampu LED lah juaranya. Tetapi jangan salah mengerti. Lampu LED yang berdaya kecil belum tentu lebih efisien. Ada orang yang memasang banyak lampu LED untuk menerangi sebuah kamar. Mereka menyangka dengan cara demikian mereka akan menghemat energi, hal tersebut tidak benar. Mari kita membahas lebih mendalam. Efisiensi lampu dikenal dalam istilah efficacy dengan satuan lumen/watt. Lumen adalah daya dari cahaya tampak. Jadi lumen/watt adalah berapa banyaknya cahaya yang dapat dihasilkan tiap wattnya. Makin besar eficacy suatu lampu makin efisien lampu tersebut. Eficacy untuk tiap jenis lampu dapat dibaca pada tabel dibawah ini :

Efficacy berbagai teknologi lampu.
Lampu Efficacy
(Lumen/Watt)
Umur pakai
(jam)
Pijar 5W 6 1000-2000
Pijar 40W 12 1000-2000
Pijar 100W 17 1000-2000
LED putih 15 – 19 100,000
Fluorencent 30 – 80 10,000 – 24,000

Dari tabel jelaslah bahwa apabila kita ingin berhemat energi gunakanlah lampu Fluorencent karena lampu jenis ini mempunyai efficacy yang paling tinggi. Jadi sedapat mungkin gunakanlah lampu Fluorencent. Jika demikian mengapa kita menggunakan lampu tidur LED? Duduk persoalannya adalah demikian : Lampu Florencent 3 watt masih terlalu terang untuk digunakan sebagai lampu tidur, sementara membuat lampu flurencent dibawah 3 Watt sulit dilakukan. Karena itu kita gunakan LED yang mempunyai efficacy yang lebih baik dibanding lampu pijar. ingat kasus flash light diatas.
Sebuah LED mempunyai daya yang kecil sekali, sekitar 0.03 watt. Bisanya agar dicapai kuat penerangan yang memadai kita merangkai beberapa buah LED membentuk LED cluster. Pengalaman saya 8 buah LED sudah cukup untuk sebuah lampu tidur. Daya yang diperlukan 8×0.03 = 0.24 Watt! Sangat ekonomis bukan. Itulah sebabnya saya menyebutnya si mungil yang awet.
Selain sebagai lampu tidur, LED juga sangat baik digunakan sebagai lampu baca karena sebuah lampu baca tidak memerlukan lampu dengan bilangan lumen yang tinggi

  • Hal tersebut disebabkan :
    • Jarak lampu dibuat dekat
    • Berkas cahaya dapat dikosentrasikan

Menurut fisika kuat penerangan (bilangan Lux) akan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Jadi akan sangat menguntungkan apabila jarak lampu dan object sangat dekat. Pada lampu baca hal ini dapat dilakukan karena object yang akan diterangi tidak terlalu luas. Lagi pula berkas cahaya pada lampu baca dapat kita kosentrasikan (dengan lensa atau pemantul) sehingga dapat diperoleh intensitas yang tinggi. Dengan menggabungkan kedua teknik diatas, lampu baca hanya memerlukan daya yang kecil. Dalam hal ini lampu baca LED sangat sesuai.
Bukan tidak mungkin, bila teknologi LED sudah semakin maju, efficacy LED akan mengalahkan Fluorencent. Semua lampu nantinya akan diganti dengan lampu LED. Kita tunggu saja kejutan yang akan dibuat LED.

Konstruksi Rangkaian Led

LED putih Ultra-Bright
Kini tersedia LED berbagai warna : merah, hijau, kuning, biru dan lainnya. Umumnya LED yang digunakan sebagai Lampu tidur adalah LED putih sangat terang “Ultra Bright”. Sebenarnya LED hanya dapat menghasilkan warna tertentu (monocromatic). Seperti kita ketahui cahaya putih adalah campuran berbagai warna. Sebenarnya LED putih adalah LED biru yang dilapisi fluor. Jadi cahaya putih berasal dari lapisan flour yang berpendar ketika cahaya biru tertimpa lapisan tadi.
Komponen-komponen elektonika yang perlu anda beli merakit sendiri lampu tidur LED

Daftar komponen lampu tidur LED ( 8 Buah )
Jenis Simbol Rating
Resistor R1, R2 680 ohm; 1/2W
R3 470k ohm; 1/2W
Kapasitor C1 180nF; 400V
C2 47 uF; 50V
DIODA D1-D4 1N4007
DIODA Zener DZ1, DZ2 18V, 1/2W
LED LED1-LED8 putih; ultra bright

Anda harus pula membeli : Kabel, fitting, saklar dan lain-lain. Sebagai wadah dari lampu saya membuat membuat sendiri dari kayu dan tripeks yang direkat dengan paku dan Lem PVac. Wadah berbentuk kotak berlubang kemudian lubang saya tutup dengan lembaran Plastik (PolyPropilene-sheet).
Skema Rangkaian Lampu Tidur LED
Skema Lampu Led
Pola PCB untuk lampu LED dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Pastikan anda mencetak dalam ukuran 300 pixel/inch untuk mencapai ukuran 100%
PCB Lampu LED
PCB lampu Led
Layout Lampu LED

Layout lampu Led Layout lampu Led
Layout lampu Led


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s